Manajemen Perangkat Keras

                                                                               LAPORAN PRAKTIKUM

SISTEM OPERASI  LINUX

 


Tentang :

MANAJEMEN PERANGKAT KERAS

 

Oleh :

 

                      Nama                : Jeffri Aprian Purba

      NIM                   : 180342036

Kelas                 : BM-5A

 

 

 

POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO

PRODI BROADBAND MULTIMEDIA

2020

        

POKOK BAHASAN:

ü  Manajemen Perangkat Keras

 

TUJUAN BELAJAR:

Setelah mempelajari materi dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu:

ü  Mengetahui bagaimana melihat perangkat keras yang terpasang pada sistem komputer.

ü  Menggunakan perintah mount dan umount pada sistem file

ü  Menggunakan perintah-perintah untuk manajemen perangkat keras.

 

DASAR TEORI:

1     FILE PERANGKAT KERAS

/dev berisi file device (perangkat) yang merupakan aspek penting pada sistem   file Linux. /dev/cdrom dan /dev/fd0 merupakan drive CD-ROM dan floppy pada komputer Anda. Kita dapat melkaukan akses read dan write pada perangkat. Sebagai contoh /dev/dsp merupakan perangkat speaker. Sembarang data yang ditulis ke file ini akan dialihkan ke speaker. ’cat /boot/vmlinuz > /dev/dsp’ menyebabkan kita dapat mendengarkan suara dari speaker. Untuk mencetak file dapat dikirim ke perangkat

/dev/lp0. Mengirim data ke dan membaca data dari /dev/ttyS0 akan menyebabkan komunikasi dengan perangkat modem.

Mayoritas device berupa block device atau character device. Block device

adalah device yang menyimpan atau membawa data, character device adalah device

yang mengirim atau transfer data. Sebagai contoh, diskette drive, hard drive dan CD- ROM drive adalah block device, seda ngkaan serial  port,  mouse  dan  paralel  printer  adalah character device.

Beberapa file perangkat yang umum digunakan yang perlu diingat adalah :

/dev/ttyS0 (First communication port, COM1) : First serial port (mouse, modem)

/dev/psaux (PS/2) : PS/2 mouse connection (mouse, keyboard)

/dev/lp0 (First printer port, LPT1) : First parallel prot (printer, scanner dsb)

/dev/dsp (First audio device) : sound card, digitized voice dan PCM

/dev/usb (USB Device) : node USB device

/dev/sda (C:/SCSI device) : First SCSI de vice (HDD, Memory stick, external mass storage device seperti CD-ROM pada laptop)

/dev/scd (D:\, SCSI CD-ROM device) : First SCSI CD-ROM device

/dev/js0 (Standard gameport joystick) : First joystick device

Device didefinisikan sebagai tipe seperti block atau character dan nomor mayor dan  minor.  Nomor  mayor  digunakan  untuk  melakukan  katagori  device  dan  nomor minor untuk mengidentifikasi tipe device khusus. Sebagai contoh, semua IDE device dihubungkan dengan primary controller mempunyai nomor mayor 3. Perangkat master dan slave, didefinisikan lebih jauh dengan nomor minor. Terdapat dua nomor sebelum tanggal yang tercetak. Jika kita lakukan perintah ls – l /hd* maka akan terlihat nomor  mayor untuk perangkat hda dan hdb  adalah  3.  Nomor  minor  berubah  untuk  setiap  partisi tertentu. Kita dapat selalu membuat perangkat menggunakan skrip MAKEDEV dimana akan diletakkan pada directory /dev.

# MAKEDEV *

 

2PERINTAH MOUNT dan UMOUNT

Sebelum menggunakan sistem file, harus di-mount terlebih dahulu. Kemudian sistem operasi dapat mengerjakan penyimpanan file. Karena semua file UNIX berada pada satu pohon direktori, operasi mount akan terlihat seperti isi dari sub direktory yang ada pada sistem file yang sudah dilakukan mounting. Contoh perintah mount

$ mount /dev/hda2 /home

$ mount /dev/hda3 /usr

Perintah mount mempunyai 2 argumen, argumen pertama adalah file device yang berhubungan dengan disk atau partisi dari sistem file. Argumen kedua adalah direktory yang  dimounting.     Perintah  diatas  berarti  bahwa  ”/dev/hda2  dilakukan  mounting  ke

/home” begitu juga dengan /usr.   Perbedaan antara file device /dev/hda2 dan direktory

mount /home adalah file device memberikan akses ke isi disk mentah, direktory mount memberikan akses ke file dari disk. Direktory mount disebut mount point.

Linux mendukung beberapa tipe sistem file. Mount akan menebak  tipe  dari sistem file. Opsi –t fstype akan memberikan  spesifikasi  tipe  sistem  flie.  Sebagai  contoh, untuk mount floppy MS-DOS, dapat menggunakan perintah berikut :

 

$ mount –t msdos /dev/fd0 /floppy

Sistem file root dilakukan mounting pada waktu booting.  Jika sistem file root tidak dapat dimounting, sistem tidak dapat melakukan booting. Nama sistem file dimounting sebagai root. Sistem file root mula-mula bersifat read-only. Skrip startup kemudian menjalankan fsck untuk melakukan verifikasi validitas dan jika tidak ada permasalahan, dilakukan mounting lagi sehingga write diperbolehkan. Fsck tidak boleh dijalankan pada saat sistem file dimounting, karena setiap perubahan ke sistem file saat fsck berjalan mengakibatkan kesalahan. Bila sistem file root dimounting read-only saat dilakukan pengecekan, fsck dapat memperbaiki permasalahan.

Jika sistem file tidak diperlukan untuk dimounting, dapat dilakukan unmounting dengan perintah umount. Perintah umount mempunyai satu argumen berupa file device atau mount point. Sebagai contoh untuk unmount direktory pada contoh diatas dapat digunakan perintah

$ umount /dev/hda2

$ umount /usr

Kita dapat melihat perangkat floppy da n mount point yang diijinkan pada

/etc/fstab.

 

$ cat /etc/fstab

/dev/fd0

/mnt/floppy

auto    rw,user,noauto

0 0

/dev/hdc

/mnt/cdrom

iso9660 ro,user,noauto

0 0

/dev/hdc

/mnt/cdrom

iso9660 0 0 0

 


Kolom terdiri dari file device, directory mounting, tipe sistem file, opsi,  frekuensi  backup, fsck pass number (0 berarti tanpa cek). Opsi noauto menghentikan mounting  yang dilakukan secara otomatis jika sistem dimulai (misalnya menghentikan mount –a). Opsi user mengijinkan sembarang user melakukan mounting sistem file dan  karena  alasan keamanan, eksekusi program tidak diijinkan (normal atau setuid)

Jika ingin menyediakan akses ke beberapa tipe floppy, perlu diberikan beberapa mount point. Setting berbeda untuk setiap mount point. Seba gai contoh untuk memberikan akses ke floppy MS-DOS dan ext2, dilakukan perubahan baris pada

/etc/fstab :

/dev/fd0 /dosfloppy msdos user,noauto 0 0 /dev/fd0

/ext2floppy ext user,noauto 0 0

 

TUGAS PENDAHULUAN :

Sebagai tugas pendahuluan, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini :

Sebagai tugas pendahuluan, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini :

1.     Perangkat keras diakses oleh sistem operasi Linux melalui directory /dev. Apa saja isi sub directory /dev dan sebutkan perangkatnya.

Jawab : sub directory /dev berisi :

·      /dev/ttyS0 (first communication port, COM1) : first serial port (mouse, modem),

·      /dev/psaux (PS/2) : PS/2 mouse connection (mouse, keyboard),

·      /dev/lp0 (first printer port, LPT 1) : first parallel port (printer, scanner, dsb),

·      /dev/dsp (first audio device) : sound card, digitized voice dan PCM,

·      /dev/usb/ (USB device) : node USB device,

·      /dev/sda (C:/SCSI device) : first SCSI device (HDD, Memory stick, external mass storage device seperti CD-ROM pada laptop),

·      /dev/scd/ (D:\SCSI CD-ROM device) : first SCSI CD-ROM device,

·      /dev/js0 (standard gameport joystick) : first joystick device.

 

2.        Apa yang dimaksud dengan block device dan character device? Sebutkan contoh perangkat yang merupakan block device dan character device.

Jawab : Block device adalah device yang menyimpan atau membawa data, character device adalah device yang mengirim atau transfer data. Contohnya diskette drive, hard drive dan CD-ROM drive adalah termasuk block device, sedangkan serial port, mouse, dan paralel printer adalah character device.

 

3.        Apa yang dimaksud dengan mounting? Apa maksud perintah mount dan umount ?

Jawab : Mounting adalah proses dimana keadaan suatu device telah aktif atau tidak. Untuk mounting suatu device maka digunakan perintah mount. Jika system file tidak diperlukan untuk dimounting, dapat dilakukan unmounting dengan perintah umount.



PERCOBAAN:

1. Pada percobaan ini setiap mahasiswa harus membawa sebuah floppy disk dan atau CDROM

2.                 Login sebagai user.

3.                 Bukalah Console Termina l dan lakukan  percobaan-percobaan  di  bawah  ini kemudian analisa hasil percobaan.

4.                 Selesaikan soal-soal latihan.


Percobaan 1 : Melihat perangkat pada sistem komputer

1.         Melihat daftar perangkat. Perhatikan apakah perangkat-perangkat yang disebutkan pada dasar teori terdapat pada komputer anda. Perhatikan tipe perangkat berupa bloc k device atau character device. Apa yang membedakan suatu perangkat merupakan block device atau character device?

$ ls –l /dev



Analisa :
Perangkat
-
perangkat yang terdapat pada dasar teori terdapat juga di computer saya.
Yang membedakan suatu perangkat merupakan
block devices
dan
character
devices
adalah
Device didefinisikan sebagai tipe seperti block atau character dan
nomor mayor dan minor. Nomor mayor digunakan untuk melakukan katagori
device dan nomor minor untuk mengidentifikasi tipe device khusus. Sebagai
contoh, semua IDE device dihubungkan dengan
primary controller mempunyai
nomor mayor 3. Perangkat master dan slave, didefinisikan lebih jauh dengan nomor
minor. Terdapat dua nomor sebelum tanggal yang tercetak.

Perangkat- perangkat yang terdapat pada dasar teori terdapat juga di computer saya. Yang   membedakan   suatu   perangkat   merupakan block   devices dan character devices adalah Device  didefinisikan  sebagai  tipe  seperti  block  atau  character  dan nomor  mayor  dan  minor.  Nomor  mayor  digunakan  untuk  melakukan  katagori device  dan  nomor  minor  untuk  mengidentifikasi  tipe  device  khusus.  Sebagai contoh,  semua  IDE  device  dihubungkan  dengan primary  controller  mempunyai nomor mayor 3. Perangkat master dan slave, didefinisikan lebih jauh dengan nomor minor. Terdapat dua nomor sebelum tanggal yang tercetak.

2. Perhatikan nomor mayor dan minor pada perangkat hard disk Anda. Apa maksudnya ?


$ ls –l /dev/hd*

Perangkat
-
perangkat yang terdapat pada dasar teori terdapat juga di computer saya.
Yang membedakan suatu perangkat merupakan
block devices
dan
character
devices
adalah
Device didefinisikan sebagai tipe seperti block atau character dan
nomor mayor dan minor. Nomor mayor digunakan untuk melakukan katagori
device dan nomor minor untuk mengidentifikasi tipe device khusus. Sebagai
contoh, semua IDE device dihubungkan dengan
primary controller mempunyai
nomor mayor 3. Perangkat master dan slave, didefinisikan lebih jauh dengan nomor
minor. Terdapat dua nomor sebelum tanggal yang tercetak.

Analisa :

Untuk melihat nomor mayor pada perangkat hda dan hdb.


Percobaan 2 : Menangani Removable Media


1.  Melihat daftar perangkat yang ada pada sistem file  utama.  Perhatikan  titik  mount untuk perangkat floppy dan CDROM. Perhatikan  opsi  yang  ada  jelaskan maksudnya.

$ cat /etc/fstab



2.        Cobalah melakukan mounting pada floppy disk

$ mount /dev/fd0 /mnt/floppy

$ cd /mnt/floppy

$ ls –l

Analisa : Tidak dapat melakukan mounting dan unmounting karena tidak terdapat floppy disk pada PC.

 

3.      Agar semua perubahan data tertulis pada floppy dan mengambil floppy disk system file gunakan perintah umount.

$ cd

$ umount /mnt/floppy

Analisa : Tidak dapat melakukan mounting dan unmounting karena tidak terdapat floppy disk pada PC.

 

4.        Lakukan hal yang sama untuk perangkat CDROM



Percobaan 3 : Melakukan format MSDOS pada floppy

        Beberapa tidak bisa dilakukan karena tidak adanya floppydisk dan CDROM

$ df

Analisa : Perintah df menampilkan jumlah ruang disk yang tersedia pada sistem file


LATIHAN

1.   Lihatlah direktori /proc/devices yang berisi perangkat-perangkat yang terdapat pada sistem komputer. Perlihatkan tampilannya dan sebutkan block device dan character device apa saja yang terdapat pada sistem komputer.

Analisa : Proc artinya adalah berisi file system khusus yang menunjukan data data kernel setiap saat. Perintah yang kita gunakan untuk file system apa saja yang terdapat di proc yaitu dengan menggunakan perintah cat/proc/devices.

 

2.    Lakukan operasi file dan directory dengan menggunakan perintah MS-DOS seperti mdir, mmd, mcd, mcopy, mdel dan mmove. Tuliskan perintah yang anda lakukan !

Analisa : Perintah whatis berfungsi untuk menampilka fungsi dar suatu perintah saja yang dimaksud. Misal whatis mdir artinya menampilkan perintah dari mdir.

 

3.    Lakukan mounting terhadap floppy disk kemudian cobalah pindah ke directory /mnt/floppy dan lakukan operasi file dan directory (perintah cp, rm, mkdir, rmdir, cd dan move).

Analisa : Pertama kita buat direktori terlebih dahulu, direktori tersebut merupakan tempat untuk hasil mounting flashdisk. Caranya adalah sebagai berikut :

·         #mkdir nama_direktori

·         #cd nama_direktori

·         #ls -l

·         lalu didalam nama_direktori tersebut kita buat lagi sebuah direktori maupun menghapus direktori yang ada didalamnya, dengan cara mkdir nama_direktori atau rmdir nama_direktori

 

4.        Lihat manual dari fdisk dan fsck, kemudian lakukan percobaan menggunakan perintah tersebut.

Analisa :

·         Untuk melihat manual fsck dengan perintah #man fsck

·         Untuk membuka fdisk secara manual dengan perintah #man fdisk

·         Untuk otomatis ketik perintah #fsck

 

5.    Lihat manual dari perintah mke2fs, kemudia lakukan percobaan dengan menggunakan perintah tersebut

Analisa : Perintah mke2fs digunakan untuk membuat filesystem ext2, ext3, atau ext4 biasanya di partisi disk.

 

KESIMPULAN

  • Mengetahui tentang mouting sebuah hardisk, floopy disk maupun CD-ROM dan mengetahui berbagai macam daftar list position table pada system linux. 
  • Pada percobaan ini terdapat banyak gagal, dikarenakan tidak adanya floppy disk dan CDROM untuk melakukan mounting dan unmounting.
  • Pada File Perangkat Keras, /dev berisi file device (perangkat) yang merupakan aspek penting pada sistem file Linux.  /dev/cdrom dan /dev/fd0 merupakan drive CD-ROM dan floppy pada komputer Anda.
  • Device didefinisikan sebagai tipe seperti block atau character dan nomor mayor dan minor.  Nomor mayor digunakan untuk melakukan katagori device dan nomor minor untuk mengidentifikasi tipe device khusus.
  • Perintah mount mempunyai 2 argumen, argumen pertama adalah file device yang berhubungan dengan disk atau partisi dari sistem file.  Argumen kedua adalah direktory yang di mounting.


Komentar