Sistem File Linux
LAPORAN PRAKTIKUM
SISTEM OPERASI LINUX
Tentang :
SISTEM FILE LINUX
Oleh :
Nama : Jeffri Aprian Purba
NIM : 180342036
Kelas : BM-5A
POLITEKNIK NEGERI JAKARTA
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
PRODI BROADBAND MULTIMEDIA
2020
POKOK BAHASAN:
ü Sistem file
TUJUAN BELAJAR:
Setelah
mempelajari materi dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu:
ü Memahami atribut file dan ijin akses.
ü Memahami perintah untuk mengubah ijin akses suatu file.
ü Menggunakan perintah-perintah untuk
mengubah ijin akses..
DASAR TEORI:
1. ATRIBUT FILE
File mempunyai beberapa atribut, antara lain :
· Tipe file :
menentukan tipe dari file, yaitu :
|
Karakter |
Arti |
|
- |
File biasa |
|
d |
Direktori |
|
l |
Symbolic link |
|
b |
Block special file |
|
c |
Character special file |
|
s |
Socket link |
|
p |
FIFO |
· Ijin akses : menentukan hak user terhadap
file ini.
· Jumlah link : jumlah link untuk file ini.
· Pemilik (Owner) : menentukan siapa pemilik file ini
· Group : menentukan group yang memiliki file ini
· Jumlah karakter : menentukan
ukuran file dalam byte
· Waktu pembuatan : menentukan kapan file terakhir dimodifikasi
· Nama file : menentukan nama file yang dimaksud
Contoh :


![]()
![]()
·
Pemilik (Owner)
·
Kelompok (Group)
·
Lainnya (Others)
Setiap peran dapat
melakukan 3 bentuk operasi yaitu :
·
Pada File
o
R
(Read) Ijin untukmembaca
o
W
(Write) Ijin untuk mengubah /
membuat
o
X
(Execute) Ijin untuk menjalankan program
·
Pada Direktori
o
R
(Read) Ijin untukmembaca daftar file dalam direktori
o
W
(Write) Ijin untuk mengubah/membuat file di direktori
o X (Execute) Ijin untuk masuk ke direktori (cd)
Pemilik File/Direktori dapat mengubah ijin akses sebagai berikut :
Format untuk mengubah ijin akses
chmod [ugoa] [= + -] [rwx] File(s)
chmod [ugoa] [= + -]
[rwx] Dir(s)
dimana u = user (pemilik)
g = group (kelompok)
o = others (lainnya)
a = all
Format lain dari
chmod adalah menggunakan bilangan octal sebagai berikut
|
r |
w |
x |
|
|
|
4 |
2 |
1 |
= |
7 |
3. USER MASK
Untuk menentukan ijin akses awal pada saat file atau direktori dibuat
digunakan perintah umask. Untuk
menghitung nilai default melalui umask pada file, maka dapat dilakukan kalkulasi sebagai
berikut :
|
Kreasi file (biasa) |
6 6 6 |
|
Nilai umask |
0 2 2 - |
|
|
6 4 4 |
|
Kreasi direktori |
7 7 7 |
|
Nilai umask |
0 2 2 |
|
|
- |
|
|
7 5 5 |
TUGAS PENDAHULUAN :
Sebagai tugas
pendahuluan, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini :
1.
Apa saja atribut file ? Berikan
contoh file dengan tipe file yang disebutkan pada dasar teori.
2.
Apa yang dimaksud ijin akses ?
Bagaimana contoh penggunaan perintah chmod
untuk mengubah ijin akses.
3.
Berilah contoh penggunaan perintah
umask untuk mengubah
ijin akses.
PERCOBAAN:
1.
Login sebagai user.
2.
Bukalah Console Terminal dan
lakukan percobaan-percobaan di
bawah ini kemudian analisa hasil percobaan.
3.
Selesaikan soal-soal latiha n.
Percobaan 1 : Ijin Akses
1. Melihat identitas diri melalui etc/passwd atau etc/group.
$ id
$ grep <user> /etc/passwd
$ grep [Nomor id group] /etc/group
2. Memeriksa direktori home.
3.
Mengubah
ijin akses (chmod)
$ touch f1 f2 f3
$ ls –l
$ chmod u+x f1
$ ls –l f1
$ chmod g=w f1
$ ls –l f1
$ chmod o-r f1
$ ls –l f1
$ chmod a=x f2
$ ls –l f2
$ chmod u+x,g-r,o=w f3
$ ls –l f3
$ chmod u+x,g-r,o=w f3
$ ls –l f3
$ chmod 751 f1
$ chmod 624 f2
$ chmod 430 f3
$ ls –l f1 f2 f3
4. Mengganti kepemilikan yang digunakan oleh perintah chown
$ su root
$ echo Hallo > f1
$ ls –l f1
$ chown <user-baru> f1
$ ls –l f1
6. Mencoba untuk substitute user ke <user-baru>. cobalah untuk mengakses file f1..
$ su root
# su <user-baru>
$ ls –l f1
$ cat f1
$ exit
Analisa :
Untuk memasukkan user baru, dan mengakses f1 yang sudah dilakukan pada percobaan user utama.

Komentar
Posting Komentar