Sistem Operasi Pada Linux


 LAPORAN PRAKTIKUM

    SISTEM OPERASI FILE DAN STRUKTUR DIREKTORI 

PADA LINUX







Disusun Oleh:

Jeffri Aprian Purba (1803421036)

BM-5A

 

 

 

PROGRAM STUDI BROADBAND MULTIMEDIA 

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO

POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

2020



POKOK BAHASAN :

1. Operasi File pada Sistem Operasi Linux

2. Struktur Direktory pada Sistem Operasi Linux

 

TUJUAN BELAJAR :

Setelah mempelajari materi dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu:

1. Memahami organisasi file dan direktory pada sistem operasi Linux

2. Menciptakan dan manipulasi directory

3. Memahami konsep link dan symbolic link

 

1. ORGANISASI FILE

Sistem file pada Linux menyerupai pepohonan (tree), yaitu dimulai dari root, kemudian direktori dan sub dirrektori. Sistem file pada Linux diatur secara hirarkhikal, yaitu dimulai dari root dengan symbol “/”.

Kita dapat menciptakan File dan Direktori mulai dari root ke bawah. Direktori adalah file khusus,  yang  berisi  nama  file  dan INODE (pointer yang menunjuk ke data /  isi file tersebut).  Secara logika, Direktori dapat berisi File dan Direktori lagi (disebut  juga Subdirektori).


Gambar Struktur Direktori pada Linux


2. DIREKTORY STANDAR

Setelah proses instalasi, Linux menciptakan system file yang baku, terdiri atas direktori sebagai berikut :

Direktori

Deskripsi

/etc

Berisi file administrative (konfigrasi dll) dan file executable

atau script yang berguna untuk administrasi system.

/dev

Berisi file khusus yang merepresentasikan peralatan hardware

seperti memori, disk, printer, tape, floppy, jaringan dll.

/bin

Berisi utilitas sistem level rendah (binary) .

/sbin

Berisi utilitas sistem untuk superuser (untuk membentuk

administrasi sistem).

/usr/sbin

/usr/bin

Berisi utilitas sistem dan program aplikasi level tinggi.

/usr/lib

Berisi program library yang diperlukan untuk kompilasi

 

program (misalnya C). Berisi instruksi (command) misalnya

untuk Print Spooler (lpadmin) dll.

/tmp

Berisi file sementara, yang pada saat Bootstrap akan dihapus

(dapat digunakan oleh sembarang user).

/boot

Berisi file yang sangat penting untuk proses bootstrap. Kernel

vmlinuz disimpan di direktori ini.

/proc

Berisi informasi tentang kernel Linux, proses dan virtual system

file.

 

/var

Direktori variable, artinya tempan penyimpanan LOG (catatan

hasil output program), file ini dapat membengkak dan perlu dimonitor perkembangannya.

/home

 

/mnt

Berisi direktori untuk pemakai Linux (pada SCO diletakkan pada /usr)

Direktori untuk mounting system file

/root

Home direktori untuk superuser (root)

/usr/bin/X11

Symbolic link ke /usr/X11R6/bin, program untuk X-Window

/usr/src

Source code untuk Linux

/opt

Option, direktori ini biasanya berisi aplikasi tambahan (“add-

on”) seperti Netscape Navigator, kde, gnome, applix dll.

 

Direktori /etc

Berisi file yang berhubungan dengan administrasi system, maintenance script, konfigurasi, security dll. Hanya superuser yang boleh memodifikasi file yang berada di drektori ini. Subdirektori yang sering diakses pada direktori /etc antara lain :

• httpd, apache web server.

• ppp, point to point protocol untuk koneksi ke Internet.

• rc.d atau init.d, inisialisasi (startup) dan terminasi (shutdown) proses di Linux dengan konsep runlevel.

• cron.d, rincian proses yang dieksekusi dengan menggunakan jadwal(time  dependent process)

• FILES, file security dan konfigurasi meliputi : passwd, hosts, shadow, ftpaccess, inetd.conf, lilo.conf, motd, printcap, profile, resolv.conf, sendmail.cf, syslog.conf, dhcp.conf, smb.conf, fstab .

 

Direktori /dev

Konsep Unix dan Linux adalah memperlakukan peralatan hardware sama seperti penanganan file. Setiap alat mempunyai nama file yang disimpan pada direktori /dev.

Peralatan

Direktori

Floppy

/dev/fd0

Harddisk

IDE : /dev/had, /dev/hdb, /dev/hdc, /dev/hdd

SCSI : /dev/sda, /dev/sdb, /dev/sdc

 

CDROM

SCSI : /dev/scd0, /dev/scd1

IDE : /dev/gscd, /dev/sonycd

Universal : /dev/cdrom (link dari actual cdrom ide atau scsi)

Mouse

PS2 : /dev/lp0

Universal : /dev/mouse

Parallel Port

LPT1  /dev/lp0

LPT2  /dev/lp1

 

Serial Port

COM1  /dev/ttyS0

COM2  /dev/ttyS1

Universal : /dev/modem (link dari S0 atau S1)

 

Direktori /proc

Direktori /proc adalah direktori yang dibuat diatas RAM (Random Access Memory) dengan system file yang diatur olehkernel. /proc berisi nomor proses dari system dan nama driver yang aktif di system. Semua direktori berukuran 0 (kosong) kecuali file kcore dan self. Setiap nomor yang ada pada direktori tsb merepresentasikan PID (Process ID).


3. TIPE FILE

Pada Linux terdapat 6 buah tipe file yaitu

• Ordinary file

• Direktori

• Block Device (Peralatan I/O)

Merupakan representasi dari peralatan hardware yang menggunakan transmisi data per block (misalnya 1 KB block), seperti disk, floppy, tape.

• Character Device (Peralatan I/O)

Merupakan representasi dari peralatan hardware yang menggunakan transmisi data karakter per karakter, seperti terminal, modem, plotter dll

• Named Pipe (FIFO)

File yang digunakan secara intern oleh system operasi untuk  komunikasi  antar  proses

• Link File

 

4. PROPERTI FILE

File mempunyai beberapa atribut, antara lain :

• Tipe file : menentukan tipe dari file, yaitu :

 

Karakter

Arti

-

File biasa

d

Direktori

l

Symbolic link

b

Block special file

c

Character special file

s

Socket link

p

FIFO

 

• Ijin akses                   : menentukan hak user terhadap file ini.

• Jumlah link               : jumlah link untuk file ini.

• Pemilik (Owner)      : menentukan siapa pemilik file ini

• Group                         : menentukan group yang memiliki file ini

• Jumlah karakter       : menentukan ukuran file dalam byte

• Waktu pembuatan  : menentukan kapan file terakhir dimodifikasi

• Nama file                   : menentukan nama file yang dimaksud

 

 

5. NAMA FILE

Nama file maksimal terdiri dari 255 karakter berupa alfanumerik dan beberapa karakter spesial yaitu garis bawah, titik, koma dan lainnya kecuali spasi dan karakter  “&”, “;”, “|”, “?”, “`”, “””, “’”, “[“, “]”, “(“, “)”, “$”, “<”, “>”, “{“, “}”, “^”, “#”, “\”,

“/”. Linux membedakan huruf kecil dengan huruf besar (case sensitive). Contoh nama  file yang benar :

Abcde5434 3

prog.txt

PROG.txt

Prog.txt,old

report_101,v2.0.1

5-01.web.html

 

6. SIMBOLIC LINK

Link adalah sebuah teknik untuk memberikan lebih dari satu nama file dengan data yang sama. Bila file asli dihapus, maka data yang baru juga terhapus . Format dari Link :

ln fileAsli fileDuplikat

fileDuplikat disebut hard link dimana kedua file akan muncul identik (link count = 2) Bila fileAsli atau ileDuplikat diubah perubahan akan terjadi pada file lainna.

Symbolic Link diperlukan bila file tersebut di “link” dengan direktori /file yang berada pada partisi yang berbeda.  Tipe file menjadi l (link) dan file tersebut menunjuk   ke tempat asal. Format :

ln –s /FULLPATH/fileAsli /FULLPATH/fileDuplikat

Pilihan –s (shortcut) merupakan bentuk soft link dimana jumlah link count pada file asal tidak akan berubah. Pada bentuk soft link, symbolic link  dapat dilakukan pada file yang tidak ada, sedangkan pada hard link tidak dimungkinkan. Perbedaan lain, symbolic link dapat dibentuk melalui media disk atau partisi yang berbeda dengan soft link, tetapi pada hard link terbatas pada partisi disk yang sama.

 

7. MELIHAT ISI FILE

Untuk melihat jenis file menggunakan format :

file filename(s)

Isi file akan dilaporkan dengan deskripsi level tinggin seperti contoh berikut

$ file myprog.c letter.txt webpage.html myprog.c:            C program text

letter.txt:            ASCII text webpage.html:             HTML document text

Perintah ini dapat  digunakan  secara  luas  untuk  file  yang  kadang membingungkan, misalnya antara kode C++ dan Java.

 

8. MENCARI FILE

Jika ingin melihat bagaimana pohon direktori dapat digunakan perintah

• find

Format : find directory –name targetfile -print

Akan melihat file yang bernama targetfile (bisa berupa karakter wildcard)

• which

Format : which command

 

Untuk mengetahui letak system utility

• locate

Format : locate string

Akan me ncari file pada semua directori dengan lebih cepat dan ditampilkan dengan path yang penuh.

 

9. MENCARI TEXT PADA FILE

Untuk mencari text pada file digunakan perintah grep (General Regular Expression Print) dengan format perintah

grep option pattern files

Grep akan mencari file yang bernama sesuai pattern yang diberikan  dan  akan  menampilkan baris yang sesuai.

 

TUGAS PENDAHULUAN :

1. Apa yang dimaksud perintah-perintah direktory : pwd, cd, mkdir, rmdir.

$ pwd :  digunakan untuk melihat direktori yang sedang aktif/ Melihat direktori kerja saat ini.

$ cd : perintah ini untuk mengetahui bagaimana menggunakan perintah cd :

 $ pwd

/home/nosa

 $ cd /usr/

 $ pwd

/usr/local

Pada contoh di atas, mula-mula kita berada di direktori /home/nosa. Perintah cd /usr/local, membuat

kita berpindah ke direktori /usr/local.

 

 $ mkdir

 Fungsinya adalah untuk Membuat sub direktori atau direktori baru

Contohnya $ mkdir  C

ini berati kita membuat direktori C

 

$ rmdir 

Fungsinya adalah untuk menghapus direktori apabila direktori tersebut kosong.

Contohnya $ rmdir D

ini berati kita menghapus direktori D

 

2. Apa yang dimaksud dengan perintah-perintah manipulasi file : cp, mv, dan rm (serta format yang digunakannya) ?

cp

Fungsinya untuk menyalin atau copy seluruh direktori. Misalnya untuk menyalin file1 menjadi file10

format : cp /direktori/file yang mau dicopy /direktori tujuan

Contoh : $ cp file1 file10

Pada contoh di atas berati kita menyalin file1 ke file10

mv

Fungsinya untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi yang lain

format : $ mv   file file5

            $ ls  -l  

rm

Digunakan untuk menghapus file.

format : rm     file3

             ls -l

 

 

3. Jelaskan perbedaan Symbolic link menggunakan hard link (direct) dan soft link (indirect).

 

hard link (direct) Pada bentuk soft link, symbolic link dapat dilakukan pada file yang tidak ada,sedangkan pada hard link tidak dimungkinkan.

soft link, symbolic link dapat dibentuk melalui media disk atau partisi yang berbeda, tetapi pada hard link terbatas pada partisi disk yang sama.

 

4. Tuliskan maksud perintah-perintah :

 

file : untuk melihat isi suatu file

find : untuk mencari suatu file dalam pohon direktori

which : memperlihatkan alamat/letak lengkap suatu perintah.

locate : untuk mencari path file atau directory.

grep :  perintah untuk mencari baris-baris yang mengandung teks dengan kriteria yang telah ditentukan pada file yang diberikan


Percobaan 1 : Direktori

1. Melihat direktori HOME

$ pwd

$ echo $HOME



Analisis :

Gambar di atas merupakan tampilan untuk menampilkan direktori. Perintah pwd (print working direktory) berfungsi untuk melihat direktori yang sedang aktif (curent directory), perintah ini tidak mempunyai option dan argumen. Perintah $echo &HOME berfungsi untuk menampilkan direktori yang sedang aktif yaitu direktori HOME, cara ini sama dengan perintah sebelumnya.

 

2. Melihat direktori actual dan parent direktori

$ pwd

$ cd

$ pwd

$ cd . .

$ pwd

 


Analisis :

Gambar di atas merupakan tampilan untuk menampilkan direktori. Perintah pwd berfungsi untuk melihat direktori yang sedang aktif. Perintah $cd berfungsi untuk berpindah ke direktori sebelumnya dari direktori yang sedang aktif. Perintah $cd . . berfungsi untuk berpindah ke direktori Home.

 

3. Membuat satu direktori, lebih dari satu direktori atau sub direktori

$ pwd

$ mkdir A B C A/A/D A/E /B/F A/D/A 

$ ls -l

$ ls –l A

$ ls –l A/D



Analisis :

Gambar di atas merupakan tampilan untuk menampilkan dan membuat direktori dan sub direktori. Perintah pwd berfungsi untuk menamopilkan direktori yang sedang aktif. perintah mkdir A B C A/D A/E B/F A/D/A berfungsi untuk membuat direktori baru A B C, sedangkan karakter yang berada dibelakang tanda / berfungsi untuk membuiat subdirektori. Misalnya A/D, A adalah sebuah direktori induk dan D merupakan sub direktori. Perintah ls –l untuk melihat list folder dan perintah ls –l A yang menampilkan isi dari direktori A begitu pula ls –l A/D sama menampilkan isi folder.

 

4. Menghapus satu atau lebih direktori hanya dapat dilakukan pada direktori kosong dan hanya dapat dihapus oleh pemiliknya kecuali bila diberikan ijin aksesnya

$ rmdir B (terdapat pesan error, mengapa?)

$ ls –l B

$ rmdir /B/F B

$ ls –l B (terdapat pesan error, mengapa?)



Analisis :

Cara di atas merupakan cara untuk menghapus sebuah dan beberapa direktori. Perintah $rmdir B berfungsi untuk menghapus direktori B, namun perintah ini gagal karena di dalam direktori B tidak kosong. Perintah $ls –l B berfungsi untuk menampilkan isi dari direktori B, isinya dalah direktori F. Printah $rmdir B/F B berfungsi untuk menghapus sub direktori F yang ada pada direktori B, dan menghapus direktori B. Perintah ini berhasil, dan lihat hasilnya pada perintah $ ls –l B, perintah ini gagal karena direktori B telah terhapus.

 

5. Navigasi direktori dengan instruksi cd untuk pindah dari satu direktori ke direktori lain

$ pwd

$ ls -l

$ cd A

$ pwd

$ cd ..

$ pwd

$ cd /home/<user>/C

$ pwd

$ cd /<user>/C (Terdapat pesan error, mengapa ?)

$ pwd




Analisis :

Cara di atas merupakan cara untuk menampilkan dan pindah ke direktori lain. Perimntah $ pwd berfungsi untuk menampilkan direktori yang sedang aktif. Perintah $ ls –l berfungsi untuk menampilkan isi list dari deriktori yang sedang aktif. Perintah $ cd A berfungsi untuk berpindah ke direktori A. Perintah $ pwd berfungsi untuk menampilkan direktori yang sedang aktif. Perintah $ cd .. berfungsi untuk kembali ke direktori Home. Perintah $ pwd berfungsi untuk menampilkan direktori yang sedang aktif. Perintah $ cd /home/pebri.ramdani/C berfungsi untuk pinah ke sub direktori C. Perintah $ pwd berfungsi untuk menampilkan deriktori yang sedang aktif. Perintah $ cd /mausdennis/C berfungsi untuk pindah ke sub direktori C, namun perintah ini gagal karena tidak ada direktori seperti itu. Perintah $ pwd berfungsi untuk menampilkan direktori yang sedang aktif.

 

Percobaan 2 : Manipulasi File

1. Perintah cp untuk mengkopi file atau seluruh direktori

$cat > contoh Membuat sebuah file [ctrl + d]

$ cp contoh contoh1

$ ls –l

$ cp contoh A

$ ls –l A

$ cp contoh contoh1 A/D

$ ls –l A/D



Analisis :


Cara diatas merupakan cara untuk membelokkan dan mengcopy file. Perintah $cat > contoh berfungsi untuk membuat file dan dibelokan ke file contoh. Setelah mengisi “Membuat sebuah file” perintah [ctrl + d] berfungsi untuk mengakhiri pengisian file. Perintah $ cp contoh contoh1 berfungsi untuk mengcopy contoh ke contoh1. Perintah $ ls –l berfungsi untuk menampilkan isi dari direktori yang sedang aktif. Perintah $ cp contoh A berfungsi untuk mengcopy file contoh ke direktori A. Perintah $ ls –l A berfungsi untuk menampilkan isi dari direktori A. Perintah $ cp contoh contoh1 A/D berfungsi untuk mengcopy file contoh dan contoh1 ke sub direktori D melalui direktori A. Perintah $ ls –l A/D berfungsi untuk menampilkan subdirektori D.

 

2. Perintah mv untuk memindahkan file

$ mv contoh contoh2

$ ls –l

$ mv contoh contoh2 A/D

$ ls –l A/D

$ mv contoh contoh1 C

$ ls –l C



Analisis

Cara di atas merupakan cara untuk memindahkan dan menyalin file. Perintah $ mv contoh contoh2 berfungsi untuk meminahkan file contoh ke contoh2. Perintah $ ls –l berfungsi untuk menampilkan direktori yang sedang aktif. Perintah $ mv contoh contoh2 A/D berfungsi untuk memindahkan file contoh dan contoh2 ke subdirektori D melalui direktori A. Perintah $ ls –l A/D berfungsi untuk menampilkan isi dari subdirektori D. Perintah $ mv contoh contoh1 C berfungsi untuk memindahkan file contoh dan contoh1 ke direktori C, perintah ini gagal karena file contoh dan contoh1 tidak ada pada direktori home.

 

3. Perintah rm untuk menghapus file

$ rm contoh2

$ ls –l

$ rm –i contoh

$ rm –rf A C

$ ls –l



Analisis :

Cara di atas merupakan cara untuk menghapus dan menampilkan direktori. Perintah $ rm contoh2 berfungsi untuk meghapus, tetapi cara ini gagal karena tidak ada file atau direktori di direktori home. Perintah $ ls –l berfungsi untuk melihat isi file yang sedang aktif. Perintah $ rm – i contoh berfungsi untuk menghapus file contoh dengan konfirmasi terlebih dahulu, tetepi perintah ini gagal karena sebelumnya file contoh telah dipindahkan. Perintah $ rm –rf A C berfungsi untuk menghapus dua deriktori secara bersamaan dan perintah $ ls –l berfungsi untuk melihat isi dari deriktori yang sedang aktif.

 


Percobaan 3 : Symbolic Link

Membuat shortcut (file link)

$ echo “Hallo apa khabar” > halo.txt

$ ls –l

$ ln halo.txt z

$ ls –l

$ cat z

$ mkdir mydir

$ ln z mydir/halo.juga

$ cp contoh contoh2

$ cat mydir/halo.juga

$ ln -s z bye.txt

$ ls –l bye.txt

$ cat bye.tx




Analisis :

Cara di atas merupakan perintah simbol link, dengan kata lain shortcut. Perintah $ echo “Hallo apa kabar” > halo.txt berfungsi untuk membuat file dan mengisinya dengan karakter “Hallo apa khabar”. Perintah $ ls –l berfungsi untuk menampilkan isi dari deriktori yang sedang aktif. Perintah $ ln halo.txt z berfungsi untuk membuat link dari halo.txt ke z. Perintah $ ls –l berfungsi untuk menampilkan isi dari deriktori yang sedang aktif. Perintah $ cat z berfungsi untuk menampilkan isi dari z. Perintah $ mkdir mydir berfungsi untuk membuat direktori mydir. Perintah $ ln z mydir/halo.juga berfungsi untuk membuat link dari z ke dalam direktori mydir file halo.juga. perintah $ cp contoh contoh2 berfungsi untuk menyalin file contoh ke contoh2. Perintah $ cat mydir/halo.juga berfungsi untuk menampilkan isi file halo.juga didalam direktori mydir. Perintah $ ln -s z bye.txt berfungsi untuk membuat socket link dari z ke bye.txt. perintah $ ls –l bye.txt berfungsi untuk menampilkan file bye.txt. perintah $ cat bye.txt berfumngsi untuk menampilkan isi dari file bye.txt, yang secara otomatis akan meng link dan mengambil isi dari z.

 


 Percobaan 4 : Melihat Isi File

$ ls -l

$ file halo.txt

$ file bye.txt



Analisis :

Cara di atas merupakan cara untuk melihat isi file. Perintah ls –l berfungsi untuk menampilkan seluruh file secara lengkap dan file halo.txt berfungsi untuk melihat isi file halo tersebut begitu juga dengan bye.txt.

 


Percobaan 5 : Mencari file dan Mencari text pada file

1. Perintah find

$ find /home –name “*,txt” –print > myerror.txt

$ cat myerror.txt

$find . –name “*,txt” –exec wc -1 ‘{}’ ‘;’



Analisis :

Cara di atas merupakan cara untuk mencari file dan mencari text pada file menggunakan perintah find. Perintah home –name “*,txt” –print > myerror.txt untuk melihat file .txt didalam file myerror.txt dan perintah cat myerror berfungsi untuk melihat file myerror.

 

2. Perintah which

     $ which ls



Analisis :

Cara di atas merupakan tampilan perintah which dimana perintah $ which ls berfungsi untuk menampilkan lokasi perintah dasar yang dicari dan bisa juga digunakan untuk mencari file program yang bisa dieksekusi.

 

3. Perintah locate

$ locate “*.txt”



Analisis :

Cara di atas merupakan tampilan untuk mencari file dan mencari text pada file. Perintah $locate berfungsi untuk mencari file pada semua direktori dengan format .txt

 

Percobaan 6 Mencari text pada file

$ grep Hallo *.txt



Analisis :

Cara di atas merupakan cara untuk mencari text pada file. Perintah grep ini berfungsi untuk mencari text pada file seperti output pada gambar di atas.

 

 

LATIHAN

1. Cobalah urutan perintah berikut :

$ cd

$ pwd

$ ls -al

$ cd

$ pwd

$ cd        ..

$ pwd

$ ls –al

$ cd ..

$ pwd

$ ls –al

$ cd /etc

$ pwd





Analisis :

Cara di atas merupakan jawaban nomor satu $. Perintah $ pwd berfungsi untuk menampilkan direktori yang sedang aktif. Perintah $ ls – al berfungsi untuk menampilkan isi dari deriktori secara lengkap. $ cd berfungsi untuk kembali ke sebelumnya dari deriktori yang sedang aktif. Perintah $ pwd berfungsi untuk menampilkan direktori yang sedang aktif. Perintah $ cd.. berfungsi untuk kembali ke direktori sebelumnya. Perintah

$ pwd berfungsi untuk menampilkan direktori yang sedang aktif. Perintah

$ ls –al untuk menampilkan direktori semuanya. Perintah $ cd .. untuk kembali ke direktori sebelumnya. Perintah $ pwd berfungsi untuk menampilkan direktori yang sedang aktif. Perintah $ ls –al berfungsi untuk melihat isi deriktori secara lengkap. Perintah $ cd /etc berfungsi untuk pergi ke direktori /etc. Perintah $ pwd berfungsi untuk menampilkan direktori yang sedang aktif.

 

2. Lanjutkan penelusuran pohon pada sistem file menggunakan cd , ls, pwd dan cat. Telusuri direktori /bin, /usr/bin, /sbin. /tmp dan/boot.

/bin


/usr/bin


/sbin


/tmp


/boot



Analisis :

Cara di atas merupakan penelusuran direktori menggunakan cara penelusuran pohon pada sistem file menggunakan cd , ls, pwd dan cat. Perintah cd /bin, berfungsi untuk pergi menuju direktori /bin. Perintah ls /bin berfungsi untuk menampilkan deriktori /bin. Perintah pwd berfungsi untuk melihat lokasi direktori yang sedang aktif. Perintah /usr/bin  berfungsi untuk pergi ke direktori  /usr/bin. Perintah  ls /usr/bin berfungsi untuk menampilkan isi dari direktori /usr/bin. Perintah pwd berfungsi untuk menampilkan direktori yang sedang aktif. Perintah cd /sbin berfungsi untuk pergi ke direktori /sbin. Perintah ls /sbin berfungsi untuk menampilkan isi direktori ini. Perintah pwd berfungsi untuk menampilkan direktori yang sedang  aktif.  Perintah    cd /tmp berfungsi  untuk  menuju  direktori /tmp. Perintah ls /tmp berfungsi untuk melihat isi direktori ini, perintah pwd /tmp berfungsi untuk menampilkan lokasi direktori yang sedang  aktif.perintah  cd /boot berfungsi  untuk  pergi  ke  direktori /boot. Perintah ls /boot. Berfungsi untuk melihat isi dari direktori /boot. Perintah pwd /boot berfungsi untuk melihat lokasi direktori yang sedang aktif.

 

3. Telusuri direktori /dev. Identifikasi perangkat yang tersedia. Identifikasi tty (terminal) anda (ketik who am i); siapa pemilih tty anda (gunakan ls – l)


Analisis :

Cara di atas merupakan penelusuran direktori /dev. Identifikasi perangkat yang tersedia. Identifikasi tty (terminal) anda (ketik who am i); siapa pemilih tty anda (gunakan ls –l). Ketikkan perintah-perintah tersebut kemudian diakhiri dengan perintah ls -l, maka akan muncul output seperti gambar di atas.

 

4. Telusuri direktori /proc. Tampilkan isi file interrupts, devices, cpuinfo, meminfo dan uptime menggunakan perintah cat . dapatkah anda melihat mengapa direktori /proc disebut pseudeo – filesystem yang memungkinkan akses ke struktur data kernel ?









Analisis :

Cara di atas merupakan soal no 4 yaitu menelusuri direktori direktori /proc. Tampilkan isi file interrupts, devices, cpuinfo, meminfo dan uptime menggunakan perintah cat, dapatkah melihat mengapa direktori /proc disebut pseudeo – filesystem yang memungkinkan akses ke struktur data kernel. Ketikkan perintah-perintah tersebut, maka akan muncul output seperti gambar di atas.


5. Ubahlah direktori home ke user lain secara langsung menggunakan cd

~username

Analisis :

Cara di atas merupakan soal no 5 yaitu mengubah direktori home ke user lain secara langsung menggunakan cd ~username. Ketikkan perintah-perintah tersebut, maka akan muncul output seperti gambar di atas.

6. Ubah kembali direktori home anda

Analisis :

Cara di atas merupakan soal no 6 kebalikan dari nomer 5 yaitu mengubah kembali ke direktori home menggunakan cd ... Ketikkan perintah-perintah tersebut, maka akan muncul output seperti gambar di atas.

 

7. Buat subdirectory work dan play.


Analisis :

Cara di atas perintah untuk membuat subdirectory work dan play didalam direktori pebri dengan perintah mkdir.

 

8. Hapus subdirectory work


Analisis :

Cara di atas merupakan cara untuk menghapus subdirectory work dengan perintah rmdir pada direktori pebri. Setelah dihapus lalu dibuktikan dengan melihat direktori pebri dan direktori work tidak ada artinya telah terhapus.

 

9. Copy file /etc/passwd ke directory home anda.

Analisis :

Cara di atas maerupakan cara untuk mengcopy file /etc/passwd ke directory home dengan perintah cp.

 

10. Pindahkan ke subdirectory play.

Analisis :

Cara di atas merupakan perintah untuk memindahkan subdirectory play dengan perintah mv.

 

11. Ubahlah ke subdirectory play dan buat symbolic link dengan nama terminal yang menunjuk ke perangkat tty. Apa yang terjadi jika melakukan hard link ke perangkat tty?


Analisis :

Cara di atas merupakan perintah untuk mengubah ke subdirectory play dan membuat symbolic link dengan nama terminal yang menunjuk ke perangkat tty.

 

12. Buatlah file bernama hello.txt yang berisi kata “hello word”. Dapatkah anda gunakan “cp” menggunakan “terminal” sebagai file asal untuk menghasilkan efek yang sama ?



Analisis :

Cara di atas merupakan cara untuk membuat file bernama hello.txt yang berisi kata “hello word”. Kemudian mencoba menggunakan “cp” juga menggunakan “terminal” sebagai file asal untuk menghasilkan efek yang sama.

 

13. Copy hello.txt ke terminal. Apa yang terjadi?



Analisis :

Cara di atas merupakan perintah untuk mengcopy isi file hello.txt ke terminal dan cat terminal berfungsi untuk melihat isi file dari terminal.

14. Masih directory home, copy keseluruhan subdirectory play ke directory bernama work menggunakan symbolic link.



Analisis :

Cara di atas merupakan perintah yang masih di directory home, mengcopy keseluruhan subdirectory play ke directory bernama work menggunakan symbolic link.

 

15. Hapus subdirectory work dan isinya dengan satu perintah.


Analisis :

Gambar di atas merupakan cara untuk menghapus subdirectory work dan isinya dengan satu perintah.

 

BUATLAH LAPORAN PRAKTIKUM

1. Analisa hasil percobaan 1-6 yang anda lakukan

A. Analisa hasil tampilannya. Sudah di kerjakan di atas 

B. Pada Percobaan 1 point 3 buatlah pohon dari struktur file dan direktori


C. Bila terdapat pesan error, jelaskan penyebabbnya. Sudah di kerjakan di atas

2. Kerjakan latihan diatas dan analisa hasil tampilannya. Sudah di kerjakan di atas


Kesimpulan

A. Sistem file pada Linux menyerupai pepohonan (tree), yaitu dimulai dari root, kemudian direktory dan sub direktory. Sistem file pada Linux diatur secara hierarkikal, yaitu dimulai dari root dengan symbol “/”

B. Setiap device maupun hardware diberlakukan sama pada linux

C. Pada linux kita bisa melihat file yang berekstensi satu saja(misanya .txt)

D. Perintah pada linux bisa sama untuk hasil yang berbeda (misalnya rm)

Komentar